Minggu, 21 September 2014

Bab 3 narti




 
                                                                       BAB III
METODE PENELITIAN

A.     Ruang Lingkup Penelitian
            Agar dalam pembahasan penelitian ini dapat terarah dan lebih spesifik, maka dalam penelitian ini peneliti membatasi pembahasan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Pengaruh sistem akuntansi manajemen terhadap kinerja manajerial pada pegawai Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi.
2.      Pengaruh desentralisasi terhadap kinerja manajerial pada pegawai Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi.
3.      Pengaruh sistem akuntansi manajemen dan desentralisasi secara simultan terhadap kinerja manajerial pada pegawai Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi.

B.     Teknik Pengumpulan Data
            Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data diantaranya yaitu sebagai berikut :
1.      Kuesioner
19
 
            Sugiyono (2005:135) mengemukakan kuisoner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab. Kuisoner dapat berupa pertanyaan secara terbuka, dapat diberikan kepada responden secara langsung. Datanya berupa daftar pertanyaan yang terperinci dan lengkap dalam satuan daftar pertanyaan agar responden mengisi atau menjawab sendiri pertanyaan itu. Dalam penelitian ini menggunakan kuisioner tertutup yang ditujukan untuk mengetahui pernyataan responden terkait dengan permasalahan yang sedang dibahas dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini kuesioner didistribusikan sendiri oleh penelitian ke kantor Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi, hal ini dilakukan untuk menjamin efektivitas pembagian kuesioner dan kepastian bahwa kuesioner tersebut benar-benar sampai pada obyek penelitian. 
2.      Wawancara
            Menurut Sugiyono (2000:130), wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data, apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam. Dalam pengumpulan data melalui metode wawancara data yang diperoleh dari hasil wawancara yang dilakukan kepada pihak-pihak terkait dengan permasalahan yang sedang dibahas dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini wawancara dilakuka kepada kepala Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi dan beberapa pegawai yang terlibat langsung dalam penyusunan anggaran di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi. 

3.      Studi Pustaka
            Studi pustaka dilakukan dalam penelitian ini untuk mendapatkan sumber data sekunder yang berupa data jumlah pegawai yang ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi, hasil penelitian terdahulu, dan teori-teori yang relevan dengan penelitian ini.

C.     Populasi, Sampel dan Teknik Sampling
1.      Populasi
            Populasi merupakan keseluruhan obyek yang diamati dalam penelitian ini. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh Kepala Dinas dan Kasubdin yang ada di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi yang berjumlah 78 orang.
2.      Sampel
            Sampel merupakan bagian dari populasi yang dapat mewakili populasi untuk dilakukan pengamatan. Mengingat jumlah populasi yang tidak begitu besar maka dalam penelitian ini sampel yang diambil berjumlah 78 orang.
3.      Teknik Sampling
            Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sensus, dimana teknik sensus merupakan teknik pengambilan sample dimana semua populasi dijadikan sebagai sample.


D.    Definisi Operasional Variabel
1.      Sistem Akuntansi Manajemen
Sistem akuntansi manajemen yang ada dalam penelitian ini adalah penilaian responden terhadap sistem pengendalian oraganisasi yang ada di instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi. Indikator dalam penelitian ini terdiri dari : (Chanhall dan Morris, 1986)
A.        Broad of Scope
B.        Timeliness
C.       Agregation
D.       Integration
               i.      Desentralisasi
Desentralisasi dalam penelitian ini adalah penilaian responden terhadap pelimpahan wewenang dan tanggung jawab yang ada di instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi. Desentralisasi Variabel ini diukur dengan menggunakan instrument yang telah dikembangkan oleh Gordon dan Narayanan (1984). Kelima pertanyaan menggunakan skala satu sampai dengan lima. Skala rendah (point 1) menunjukkan tingat desentralisasi yang rendah dan skala tinggi (point 5) menunjukkan tingkat desentralisasi yang tinggi.
             ii.      Kinerja Manajerial
Kinerja manajerial dalam penelitian ini adalah penilaian responden terhadap kinerja Kepala Dinas dan Kepala Sub Dinas yang ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi. Kinerja manajerial diukur dengan menggunakan kuesioer yang dikembangkan oleh Mahoney, dkk (1963). Kinerja manajerial diukur meliputi delapan butir aktivitas manajemen, yaitu prencanaan, investasi, pengkoordinasian, evaluasi, pengawasan, pengaturan staf, negosiasi dan representasi serta satu pengukuran secara menyeluruh.

E.     Validitas dan Reliabilitas
               i.      Validitas
            Uji validitas dlakukan untuk memperoleh keyakinan bahwa masing-masing pertanyaan telah dikelompokkan pada variabel yang telah ditentukan. Untuk mengetahui valid tidaknya item-item pertanyaan pada masing-masing variabel dilakukan pengujian dengan faktor analisis. Uji faktor analisis ini dilakukan terhadap setiap variabel dengan varianmax rotation. Sebelum dilakukan faktor analisis masing-masing instrumen variabel diharapkan memiliki nilai korelasi product moment lebih besar dari r tabel, hal ini dapat dikatakan bahwa item penelitian tersebut valid.

             ii.      Reliabilitas

            Uji reliabilitas dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana hasil pengukuran tetap konsisten, apabila dilakukan pengukuran dua kali atau lebih terhadap gejala yang sama. Uji reliabilitas dilakukan dengan menghitung Cronbach alpha lebih dari 0,60 (Nunnaly, 197 dalam Ghozali 2001).

            Dari hasil Cronbach alpha,dan korelasi product moment dapat diketahui bahwa semua variabel yaitu instrumen yang digunakan untuk mengukur cariabel kinerja manajerial, partisipasi anggaran, dan gaya kepemimpinan valid dan reliabel untuk diuji dalam penelitian ini.


F.      Teknik Analisis Data
               i.      Analisis Regresi Linier Berganda
            Penelitian ini menguji hipotesis-hipotesis yang diajukan dengan bantuan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 16. untuk menguji hipotesis 1 dilakukan dengan analisis regresi sederhana (simple regression analysis).
Untuk menguji hipotesis persamaan regresinya adalah sebagai berikut :
Y = β0 + β1 X1 + β2 X2
Keterangan :
Y         :   Kinerja Manajerial
β0         :   Konstanta
β1         :   Koefisien regresi
X1        :   Sistem Akuntansi Manajemen
X2        :   Desentralisasi
Dalam analisa ini untuk mengetahui pengaruh antara variabel independent terhadap variabel dependentnya, maka dilakukan uji hipotesis.
             ii.      Uji t
            Uji t digunakan untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independent terhadap variabel dependent dengan langkah-langkah sebagai berikut :


a.       Menentukan formula hipotesis
Ho : b = 0,     artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara variabel independen terhadap variabel dependen.
Ha : b 0,     artinya ada pengaruh yang signifikan antara variabel  independen terhadap variabel dependen
b.      Dipilih level of signifikansi a = 5%
Degree of freedom  = n-k-1
t tabel =  α/2 ; n-k-1
c.       Menentukan Nilai t hitung
t hitung =
d.      Kriteria Pengujian




Ho diterima apabila nilai - t tabel < t hitung < t tabel
Ho ditolak apabila nilai t hitung > t tabel atau t hitung < - t tabel.
e.       F Test (Uji F)
            Uji F adalah pengujian hipotesis koefisien regresi secara total, dimana antara  b1, b2 dan b3, diuji secara bersama-sama. Uji F ini mengikuti distribusi F sehingga tabel yang dipergunakan adalah tabel F. Adapun uji F dalam penulisan ini bertujuan untuk menguji signifikansi pengaruh secara bersama-sama antara variabel independent terhadap variabel dependent dengan formula :
Fhitung =
Adapun langkah-langkah pengujiannya adalah sebagai berikut :
f.        Menentukan formula hipotesis
Ho : b1 = b2 = b3  = 0, berarti tidak ada pengaruh yang signifikan antara variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen.
Ha : b1 ¹ b2¹ b3  ¹ 0, berarti ada pengaruh yang signifikan antara variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen
g.       Dipilih level of signifikansi a = 0,05
Dengan degree of freedom  = (k: n-k-1)
F tabel = F (a ; k : n-k-1)
h.       Nilai F hitung
Fhitung =
i.         Kriteria pengujian




Ho  diterima apabila  Fhitung  Ftabel
Ho  ditolak apabila Fhitung > Ftabel

G.     Koefisien Determinasi (R 2)
            Untuk mengukur proporsi/presentasi sumbangan dari seluruh variabel dependent (X1, X2 dan X3) yang terdapat dalam model regresi terhadap dalam model regresi variabel independent (Y) dengan menggunakan rumus :   (Sugiyono, 2005: 83)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar